Cara cepat kaya banyak rejeki dengan teknik PAULUS - hijrah berkembang
BERANDA · BAB REJEKI · RENUNGAN · EPANEMU

Pages

Cara cepat kaya banyak rejeki dengan teknik PAULUS












Menikmati santapan di saat perut sedang keroncongan,menyeruput minuman yang dingin dan juga manis di saat sedang haus,memakai pakaian yang sangat bagus dan rapi,tinggal di perumahan real estate,kendaraan keluaran terbaru bertenteng di garasi menunggu majikan memacunya dan keluarga yang selalu menghormati dan menanti-nanti.


Itulah namanya sedikitnya di sebut banyak rejeki.

Setiap hari bisa makan bersama keluarga,cukup mempunyai pakaian walaupun tidak bagus,tidur di bawah atap yang teduh ( rumah ) yang hanya bisa menampung anggota keluarga saja,dan kesehatan yang cukup.Itu orang-orang biasa nyebut "Oooh rejekinya pas-pasan."


Hidup dengan fasilitas mewah,berpenghasilan melebihi kebutuhan,sampai bisa memiliki barang-barang yang hanya orang-orang tertentu saja yang bisa membelinya.Maka orang-orang mengaguminya dengan mengatakan "widiiih...orang kaya,banyak rejeki."



kepingi jadi kaya banyak rejeki?..



Ngaku aja.



Banyak ko yang kepingin.



Dari cara orang menyebut istilah untuk orang yang kaya banyak rejeki aja "Widiih,kagum,elok " sepertinya plus di sertai "sertifikat orang terhormat" untuk tipe seperti ini.



Jadi nggak tahan pengen cepat kaya banyak rejeki.


Ada tipsnya nggak ?


Ada


Apa ?



Nih coba terapkan "cara cepat kaya banyak rejeki dengan teknik PAULUS",di jamin banyak rejekinya,hidup tenang dan nggak perlu lagi tuh pusing-pusing mikirin rejeki.


Teknik PAULUS sendiri sudah banyak di buktikan kebenarannya,di Indonesia saja ada seorang tokoh yang sangat terkenal,gencar mempromosikan salah satu teknik untuk menjadi kaya banyak rejeki dengan menggunakan salah satu teknik yang ada dalam teknik PAULUS ini.



Apa sih PAULUS ?


Yang jelas PAULUS bukan tokoh orang suci umat Kristen ya.


Ini adalah Paulusnya umat muslim seperti saya.


Ok ini dia tekniknya :


1.Perbaiki hubungan dengan orang terdekat atau kerabat ( silaturahmi )



Orang Tua

Seorang anak yang  di asuh,di berikan kasih sayang yang sangat besar,di cukupkan apa yang di butuhkan dan di hibur di kala sedih oleh orang tuanya dengan ikhlas.


Setelah anak tumbuh dewasa,bahkan sudah menikah dan memiliki keluarga,jangan sampai lupa pada orang tua.


Sekarang kita balik.


Rawat kedua orang tua,berikan kasih sayang yang besar,cukupkan apa yang di butuhkannya,temani di kala sendiri dan hibur di kala sedih.



Masih ingat doa anak soleh untuk orang tuanya ?


"ya Allah sayangilah kedua orang tuaku, sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil"



Doa di atas sangat di anjurkan,akan tetapi jangan mentang-mentang anak sudah mendoakan orang tua lalu anak jadi tidak lagi memperdulikan kondisi orang tuanya ( lepas tanggung jawab )


Benar..segala urusan memang harus di serahkan kepada Allah SWT,namun dalam urusan ini anak juga harus proaktif,ikut ambil bagian dalam mengurus orang tua.


Sudah bukan kabar baru lagi bahwa ridho Allah adalah ridho orang tua,murka Allah adalah murka orang tua.


Saya ingatkan lagi hadistnya.


Rosululloh SAW bersabda yang artinya :


"Dari abdullah bin Umar Al-ash Rodiaullahu anhu bahwa nabi Sollollohu alaihi wasalam bersabda : Keridhoan Allah tergantung keridhoan orang tua dan kemurkaan Allah adalah kemurkaan orang tua." ( HR.Tirmidzi hadis sahih menurut ibnu Hibban dan hakim )


Ya,sampai di sini kita sudah sampai pada "ridho".

itu artinya apabila orang tua kita ridho anaknya mempunyai  rejeki banyak dan menjadi kaya,sudah pasti Allah juga ?


Ayo dong jawab 


Ridhoooo......



Betul.


Lalu apa jadinya kalau Allah SWT sudah ridho? 


Yang pasti apabila Allah SWT sudah ridho maka di cukupkan apa yang di butuhkan hambanya,di kabulkan apa yang di pintanya,dan di berikan limpahan rejeki walaupun hamba tersebut tidak memintanya.


Jadi mulai sekarang cari yang namanya "Ridho" bukan nama artis ya,tapi Ridho Allah dan orang tua.


Kerabat


Kunjugi kerabat dekat ataupun jauh,kerabat dekat seperti adik,kakak dan tetangga,selalu perhatikan keadaan mereka,jaga hubungan baik,dan bantu mereka apabila sedang dalam kesusahan.


Begitupun kerabat jauh,tenyakan kabarnya kunjugi mereka walaupun setahun hanya satu kali,karena apabila silaturahmi tdak di jaga dengan baik,bisa-bisa hubungan kekeluargaan akan putus.


Tanpa silaturahmi kerabat tidak akan mengenal siapa keluarga kita,sudah berapa anak kita dan siapa saja namanya,begitupun sebaliknya kita tidak mengenal mereka,sehingga apabila kebetulan berpapasan dijalan sekalipun kita tidak saling mengenal.Karna silaturahmi tidak ada.



Silaturahmi antar kerabat sangat penting untuk di jaga,sebab di kala kita sedang mengalami masa sulit,kerabatlah yang tampil pertama untuk meringankan kesulitan kita,seperti hero ( pahlawan ) saja, yang tampil gagah untuk menolong yang lemah.



Bayangkan kalau tidak ada kerabat,dan hanya mengandalkan orang lain untuk menolong kita.Apabila kita sedang kesulitan uang kemudian meminta pertolongan orang lain selain kerabat,paling-paling hanya di tolong sesekali saja.


Beda dengan kerabat,meskipun kadang ada sebagian kerabat yang kurang loyal,tetapi pada hakikatnya mereka tidak akan tega membiarkan saudaranya menderita.



Hubungan baik dengan kerabat jangan sampai putus, jaga silaturahmi,dan rejeki akan datang dengan sendirinya tanpa di sangka.







2.Alangkah baiknya melaksanakan sholat duha.


Point yang ke dua ini sangat penting,solat duha.Khasiat yang di rasakan bagi yang suka melaksanakanya adalah,dilapangkan rejekinya.


Kenapa di lapangkan ?


Jelas saja karena sholat duha itu adalah sedekah.


Masih ingat hadist ini?


Rosulullah SAW bersabda yang artinya :

"Pada setiap persendian kalian harus dikeluarkan sedekahnya setiap pagi,setiap bacaan tasbih (subhanallah) adalah sedekah,setiap membaca tahmid (Alhamdulillah ) adalah sedekah,setiap membaca tahlil (lailahaillaullah) adalah sedekah,setiap membaca takbir (allahuakbar) adalah sedekah,amar bil ma'rup adalah sedekah nahi munkar adalah sedekah.semua itu dapat terpenuhi dengan sholat dua rakaat di waktu duha." ( HR.Muslim.no.1181 )


Lagi,ini lebih menarik :



"Wahai anak Adam,jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan sholat duha,karena dengan sholat tersebut,Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya." ( HR.Hakim dan Tabrani )

Mendengar hadist ini rasa-rasanya hanya ingin mengerjakan solat duha saja tidak mau kerja yang lain.


Akan tetapi kita harus tetap ikhtiar (bekerja ),adapun hasil ataupun tidaknya itu tidak penting,karna mungkin saja rejeki datang dari arah yang lain.



Penting untuk meyakinkan diri kita bahwa :


Firman Allah SWT dan sabda Rosullullah SAW itu benar.dan tidak perlu di ragukan lagi sedikitpun,yakin saja dalam seyakin-yakinnya.


Laaksanakan Ibadah saja,nanti tinggal tunggu hasilnya.




3.Ulurkan tangan dengan sedekah.


Mungkin kita sudah pada kenal dengan salah ustadz yang suka menggembar gemborkan sedekah,baik di TV atau di media lainnya.


Ya..ustaz Yusuf Mansyur,beliau terkenal apabila sedang mengadakan kajian di suatu majlis,matanya selalu tertuju pada jamaah yang memakai cincin,khususnya jamaah perempuan.



Kemudian kepada si pemilik cincin di anjurkan melepaskannya saat itu juga untuk sedekah,lalu
dengan suka rela jamaah pun menuruti.


Kenapa bisa begitu?


Karna sang Ustadz menganjurkan kalau ingin yang lebih baik maka bersedekahlah.

contoh :

Diantara jamaah mungkin sedikitnya punya emas dengan berat 2 gram,dan selama cincin itu melekat di jari tentu nilainya tidak akan bertambah.Padahal sesekali tersirat keinginan untuk pakai cincin yang nilainya lebih tinggi.


Namun segala keinginan itu sulit untuk terwujud apabila tidak melakukan sesuatu untuk merubahnya.


Misalnya, keinginan untuk merubah perhiasan cincin yang 2 gram menjadi gelang 10 gram.


Akan tetapi keinginan itu sulit terwujud apabila cincin yang 2 gram masih melekat di tangan.


Jadi gimana ?


Caranya adalah di sedekahkan cincin 2 gram tersebut,dan nanti Allah SWT akan menggantinya 10 kali lipat menjadi 20 gram emas ( lebih dari yang di inginkan ),Karna hitungan sedekah adalah memberi satu dapat sepuluh.Begitu kira-kira perkataan ustadz Yusuf Mansyur.



Perlu di garis bawahi bahwa bersedekah 1 dapatnya gantinya 10 itu sudah terbukti,dan bukan hanya mendapat ganti rejeki saja,tapi juga plus dapat jaminan keselamatan dari mara bahaya,kesehatan,umur panjang dan juga untuk bekal di alam kubur.


Kisah nyata :


Sebut saja Fulan yang sedang menderita sakit badannya lemas tak berdaya,ingin rasanya memeriksakan penyakitnya ke dokter,namun apalah daya jangankan untuk berobat untuk kebutuhan anak istrinya saja juga pas-pasan.


Di tambah ekonomi keluarga yang sedang terpuruk al hasil Fulan pun hanya bisa terbaring lemas tak berdaya sambil merasakan sakit.



"pasrah we ah" begitu ujar lelaki 33 tahun ini,yang sehari-hari ia hanya bekerja sebagai buruh di sebuah perusahaan swasta di kota Bandung.


"Sebenarnya Fulan akih-akhir ini sering sakit-sakitan,mungkin terlalu cape kerja nyari nafkah buat keluaraga" Begitu kata istrinya,sambil mengusap-usap kepala suaminya dengan lembut,sesekali ia menyuapi sang suami yang belakangan ini sulit untuk makan.


Perempuan yang di nikahinya 5 tahun lalu itu memang selalu telaten dalam mengurus Fulan yang sedang sakit,meskipun ia juga harus menguras otak dan tenaga demi memenuhu kebutuhan keluarga di kala suaminya sakit.



Singkat cerita di kala sedang merasakan sakit tiba-tiba Fulan teringat akan nasehat Ustadz YM,yang megatakan "apabila ingin sembuh dari suatu penyakit maka bersedekahlah" itu yang ia ingat.



Sontak saja Fulan memanggil istrinya dan menyuruh isterinya untuk menjual TV satu-satunya di rumah mereka.Tentu saja isterinya merasa heran dan bertanya -tanya dalam hati "mungkin suamiku mau jual TV buat biaya berobat".istrinya hanya mengangguk saja.



Tanpa banyak bertanya keesokan harinya istri Fulan menjual TV ke pada tukang loak,dan mirisnya tukang loak hanya menghargai Rp 50.000 untuk TV itu.


Singkatnya istri Fulan langsung menyerahkan uang Rp 50.000 itu pada suaminya,akan tetapi Fulan tidak mau terima dan menyuruh istrinya untuk menyedekahkan uang itu kepada siapa saja yang membutuhkan sesuai apa yang sudah di niatkan sebelumnya.



Tanpa basa-basi istri Fulan ini nurut saja,kebetulan waktu itu ada kerabat sekaligus tetangga yang sedang sakit juga,lalu di berikannya uang itu,tentu saja kerabatnya itu sangat berterimakasih atas uang yang di terimanya.


Selang beberapa hari Fulan merasa sakitnya berangsur-angsur membaik meskipun ia belum berobat kemana-mana,"Alhamdulillah mungkin ini berkat sedekah" ia berucap sambil tersenyum.



Keesokan harinya tiba-tiba ada seseorang yang bertamu kerumah Fulan,dan ternyata yang bertamu adalah keponakan Fulan dari kampung,setelah bercakap-cakap lalu keponakannya pamit pulang.



Sebelum pulang keponakannya menyerahkan sebuah amplop yang katanya itu titipan dari orang tua Fulan di kampung,dan setelah di buka isinya ternyata uang Rp 500.000.


Subhanallah Alhamdulillah Fulan sangat senang akhirnya dia bisa juga memeriksakan dirinya ke dokter dan juga bisa membeli kebutuhan untuk beberapa hari kedepan.



Selang beberapa hari Fulan sembuh total dan bisa beraktivitas seperti biarsa,..
"dari dulu saya yakin sedekah memang merupakan obat kesusahan" ujar Fulan dengan nada yakin.





Itulah satu kisah yang penulis menyaksikan langsung dengan mata kepala sendiri,bahkan kalau di ceritakankisah-kisah yang lain akan sangat panjang sekali.



Coba dan buktikan manfaat sedekah.



3.Lantunkan doa sesudah berbuat kebaikan.



Berbuat kebaikan dengan di iringi doa supaya bisa tercapai apa yang kita inginkan itu sah-sah saja,asalkan kita memintanya hanya kepada Allah SWT dan bukan ke manusia.


Contoh :

Kita mempunyai suatu hajat (keinginan ) atau cita-cita,kemudian dengan bersedekah kita ingin cita-cita kita itu cepat terwujud,caranya adalah pada waktu anda menyerahkan sedekah baik itu uang,ataupun barang sambil di iringi dengan mengucapkan apapun keinginan kita.


Ucapan mohon agar segera dapat sesuatu yang di inginkan seperti " ingin segera dapat jodoh.pekerjaan,rumah,rejeki banyak dan lain sebagainya" saya sarankan berdoa dalam hati saja,karna Allah maha tau apa yang di inginkan kita,dan Allah juga yang memberi.


Apabila ingin mengucapkannya secara lisan itu boleh-boleh saja asalkan tidak menjadi beban untuk orang yang menerima sedekah kita.


Contohnya : kita memberikan sedekah dan minta untuk di doakan terus-menerus supaya cita-cita kita cepat tercapai,atau memberi sedekah tetapi minta di doakan secara khusyuk saat itu juga,Sebaiknya ini jangan di lakukan.


Hati-hati itu akan menjadi beban bagi penerima sedekah,bisa-bisa doanya jadi tidak ikhlas karna terpaksa.Jangan sampai ia menganggap anda membeli doanya.



Orang yang sedang dalam kesusahan lalu tiba-tiba ada seseorang yang meringankan kesusahannya itu,maka tentulah orang yang dalam kesusahan itu merasa senang dan bahagia,tanpa di minta ia akan berdoa dengan tulus ikhlas memohon kebaikan dan mengganti rejeki yang di berikan padanya.


Sekali lagi cukup berdoa dalam hati saja.



Terus penerima sedekah gak tau dong harapan kita ?


Tidak usah tau cukup Allah saja Yang tau.



Orang yang menerima sedekah kita tanpa di pinta untuk mendoakan,mereka dengan sendirinya berdoa,ya minimal doa untuk kebaikan kita.Adapun apabila mereka sama sekali tidak mendoakan kita,tidak apa-apa sedekah di barengi dengan doa sendiri itu sudah cukup.



5.Usap rambutmu dengan air wudhu

Ini artinya ialah selalu menjaga kesucian diri dari hadast,baik hadast kecil ataupun hadast besar.
Rosulullah SAW beliau selalu menjaga agar tetap dalam kondisi suci dari hadast yaitu dengan berwudhu.


Manfaat menjaga kesucian diri dengan menjaga wudhu ialah kita akan selalu menjaga diri dari berbuat sesuatu yang akan membatalkan wudhu,seperti bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya,dan sebagainya, kecuali hanya untuk buang air.


Allah suka kepada hamba yang selalu menjaga kesucian diri.

Rasakan dengan selalu berwudhu wajah kita akan cerah alami,otomatis kepercayaan diri meningkat,di sukai banyak orang dan rejeki selalu di beri kemudahan.



6.Selalu istiqomah di setiap amalan


Teknik yang terakhir adalah istiqomah dalam setiap amalan,kecil ataupun besar.Ini yang penting terkadang kita mengharapkan cepat untuk mendapat balasan amal baik kita,padahal ngelakuinnya hanya sekali saja.



Tidak cukup sekali,Allah menyukai hambanya yang melakukan suatu ibadah walaupun kecil tetapi di lakukannya terus menerus.


Contoh istiqomah dalam beribadah :

- Bersilaturahmi kepada kerabat dilakukan secara rutin dan berkala


Melakukan sholat duha dua rakaat saja,dan itu di lakukan setiap pagi.


- Bersedekah walaupun kecil hanya beberapa rupiah saja,tetapi di lakukan setiap hari.


- Berdoa tanpa lelah setiap habis berbuat kebaikan ( amal soleh )


- Menjaga wudhu setiap saat,setelah berhadast kemudian berwudhu lagi


- Mengerjakan seluruh amal baik secara rutin



Mudah-mudahan dengan teknik ini kita semua mendapat ridho Allah Swt,dan juga ridho orang tua kita.


Ituah teknik P.A.U.L.U.S yang sudah saya jabarkan di atas,dengan menerapkan teknik ini insya Allah kita mendapat :

- Ridho Allah SWT

- Ridho orang tua

- perasaan bahagia setelah memberi sedekah

- Merasa ada yang kurang kalau lupa berdoa

- selalu ingin bersuci

- Dan membiaskan diri selalu istiqomah



Perlu di ingat ini adalah panduan dan bukan nasihat,karna penulis sendiri adalah orang yang paling harus di nasehati.


Akan tetapi dalam melakukan sesuatu itu pasti ada tekniknya,guna memudahkan kita dalam mengerjakannya.


Panduan ini di tulis berdasarkan rujukan para tokoh terkemuka.dan diantaranya ada kisah yang penulis sendiri menyaksikannya.


Wallahu'alam bissawab


Salam Kusman
































Artikel keren lainnya:

1 Tanggapan untuk "Cara cepat kaya banyak rejeki dengan teknik PAULUS"